Tuesday, October 6, 2015

Tegak yang Rubuh

Pagi, bintang
Hari ini, tiang yang berdiri kokoh telah runtuh.
Namun, mentari tetap harus terbit
Bumi harus tetap ditapaki
Jadi, aku harus mengangkat daguku
Aku tetap memunguti bulir detik yang tercecer
agar arah lintasku tiada berpindah.

No comments:

Post a Comment