Hai, bintang!
Ini aku yang selalu mengharap pijar cahayamu
Aku punya cerita
Tempo hari, aku berusaha menggapai sinarmu
kemudian, aku memindahkan berkas-berkas terang itu
ke suatu tempat
yang sekiranya membuat terangmu lebih gemilang
Apakah aku berhasil?
Ya, aku berhasil!
Tuhan pun seakan mengizinkanku
untuk mengembalikan cahaya yang kupinjam itu
kepada sang bintang
agar ia tahu sinarnya belum redup
Namun,
sebelum aku meraih gugusmu,
aku harus melewati jembatan yang panjang sekali
Aku menitinya setiap hari
hingga akhirnya jembatan itu memendek
dan membawaku menembus gugusan bintangmu
Tapi aku tidak khawatir
karena tak akan lama lagi,
cahayamu akan jatuh tepat di depan wajahku
dan menggantikan segala dian semu
yang selama ini berusaha kunikmati
Ya, semuanya akan terjadi
meski hanya sekejap mata.
Meski hanya sekejap mata.
No comments:
Post a Comment