Hai bintang,
terkadang di kepalaku timbul tanya
Akankah kamu pernah merindukan kegelapan?
Saat di sekitarmu terdapat
gugusan bintang yang jauh lebih terang
dibandingkan kamu sendirian?
Pernahkah kamu merindukan kedinginan
yang menusuk tulang merasuk sukma
ketika kamu hanya dilingkupi panas yang membara
jauh lebih membara
dibandingkan kamu sendirian?
Aku enggan mengatakan ini
namun aku bersedia
untuk mematikan dianku
Aku bersedia jadi gulita untukmu
agar kamu kembali punya sesuatu untuk diterangi
Agar kamu merasa
sinarmu berguna bagi yang lain
dan agar kamu merasa
bahwa ada yang melengkapimu
dan kamu tidak sendirian.
No comments:
Post a Comment