Friday, February 26, 2016
Bulan dan Matahari
Hai, semesta
Aku menemukan hiasan galaksi kembali
dan kali ini aku menemukan dua
Yang satu bulan, yang satu lagi adalah matahari
Aku akan mengenalkanmu pada bulan
Bulan adalah dia yang dingin dan kelam pada kesan pertama
Namun, ketika malam datang, ia bersinar paling terang
bahkan lebih benderang ketimbang bintang-bintang
Sebenarnya, menemui bulan tidak sulit
Aku hanya harus menunggu sang pagi beranjak
Lalu yang kedua adalah matahari
Matahari adalah sosok yang hangat
Apabila kamu berada di dekatnya,
benderang sinarnya akan dengan mudah merasukimu
Ya, matahari memang pusat perhatian
Segenap isi gugusan bintang mengelilinginya
Sama seperti bulan, aku tak bisa selalu melihatnya
karena saat pagi beranjak, ia akan pergi
dan hanya sisa-sisa berkas pantulan cahayanya yang tertinggal
Dan ketika bulan bertemu dengan matahari, aku bingung
Apakah rupa indah sang bulan yang membuatku terpana
atau cahaya matahari yang terpancar sembunyi-sembunyi di baliknya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment