Hai, bintang
Aku berandai apa kabar dirimu gerangan
Sudah lama sejak aku terakhir menyaksikan kilaumu
Sudah lama pula kau tak nampak di ufuk malamku
Masihkah engkau membara seperti biasanya? Ataukah cahayamu
sudah meredup?
Bintang,
Aku sudah berusaha melepaskan diriku dari sinarmu
Aku pun sudah menemukan hiasan gugus bintang yang lain
namun dian yang mereka punya tak secemerlang milikmu
Aku sedang menikmati gulita yang kumiliki
Entah itu tulus atau hanya pura-pura
Namun ternyata
cakrawala gelapku rindu akan benderang dirimu
Saat aku mendongak ke langit malam
aku menggumam namamu dalam sunyi
dan berharap suara senyapku terbalas
meski itu hampir tak mungkin
Bintang,
saat kamu membaca jalinan huruf ini
apakah timbul rasa hampa yang janggal
seperti apa yang datang ke relung dadaku
saat aku menulis ini?
Akankah rinduku bersambut? Sekali saja?

No comments:
Post a Comment